SurahAt Takwir merupakan surah ke 81 dalam kitab suci Al Quran. Surah At Takwir terdiri dari 29 ayat dan termasuk juz ke 30 atau juz amma (surat pendek). Surah At Takwir artinya “Menggulung” yaitu diambil dari kata Kuwwirat yang terdapat pada ayat pertama. Surah At Takwir termasuk golongan surah Makkiyah karena diturunkan di kota Makkah.
RijalHabibulloh 20.29. Teks Bacaan Surat An-Nazi'at Arab Latin Indonesia dan Terjemahannya - Surah An-Nazi’at adalah surah ke-79 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 46 ayat. Dinamakan An Naazi’aat yang berarti Malaikat-malaikat yang mencabut berasal dari kata An Naazi’aat yang terdapat pada ayat pertama
Documentmp3 Al Qurán dan térjemahannya ini sangat cócok untuk di downIoad dan dipásang di hp andróid atau di Computer teman teman semuanya, jadi dengan kita mendownload murottal Al Quran dan terjemahnnya, kita sudah mempergunakan perangkat elektronik di jalan yang baik.Sebelum kita másuk ke tema utáma yakni mp3 murottaI Al Quran dán terjemahannya,
Search Surah Baqarah Grammatical Analysis. has 96 verses by professor Hafiz Ahmed yar (Late) ” in the beginning, and some of the ayat of Surah Al-Baqarah at the very end 📚 A Course to Help you Learn the Advanced Tajweed & Grammar Rules in English 🎙 Taught and Conducted By: Sister Shireen Javali 🇺🇸 In English 🔜 STARTING 📅 17th of January, 2021 ☀️ Sundays 🕙 10:00am
Suratan_naziat full lengkap beserta latin dan terjemahanya.Tonton terus channel ini, agar terus berkembang agar dapat berekreasi lebih besar.Jangan lupa sub
SuratYasin (Arab) 382 Share. Report Muflihah Salisus Saniah • Sep. 15, 2016
.
- Simak bacaan surat An-Nazi'at dalam tulisan Arab dan latin di dalam artikel ini. Selain tulisan arab dan latin surat An-Nazi'at , dilengkapi juga dengan terjemahan dari masing-masing ayat. An-Nazi'at merupakan surah ke-79 dalam al-Qur'an. Surat ini terdiri atas 46 ayat dan tergolong dalam surah Makkiyah. Baca juga Bacaan Surat An-Naba Ayat 1-40, Lengkap dengan Latin dan Terjemahannya dalam Bahasa Indonesia Baca juga Bacaan Surat Pendek Surat An Nasr Ayat 1-3 Lengkap, Simak Makna dan Artinya Berikut ini Surat An-Nazi'at وَالنّٰزِعٰتِ غَرْقًاۙ - ١ waalnnaazi'aati gharqaan Artinya Demi malaikat yang mencabut nyawa dengan keras. وَّالنّٰشِطٰتِ نَشْطًاۙ - ٢ waalnnaasyithaati nasythaan Artinya Demi malaikat yang mencabut nyawa dengan lemah lembut. وَّالسّٰبِحٰتِ سَبْحًاۙ - ٣ waalssaabihaati sabhaan Artinya Demi malaikat yang turun dari langit dengan cepat,
- Surah An-Naziat merupakan surah ke-79 dalam susunan mushaf Al-Quran. Surah ini membahas tentang kematian dan hari kebangkitan, serta peringatan kepada orang-orang yang An-Naziat tergolong surah makiyah atau surah yang diturunkan di Makkah. Ia mengandung 46 ayat. Nama lain surah An-Naziat adalah surah As-Sahiran dan At-Thammah. Surah An-Naziat memiliki keutamaan besar bagi pembacanya. Hal ini tergambar dalam hadis yang diriwayatkan Ubay bin Ka'ab bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda "Barangsiapa membaca surah Wan Nazi’at’ [An-Naziat], maka hisabnya dipermudah di dalam kubur dan di Hari Kiamat hingga masuk ke dalam surga hanya seukuran melaksanakan salat wajib."Dalam hadis lain, Rasulullah SAW bersabda "Barangsiapa membaca surah Wan Nazi’at’, maka dia akan masuk surga dalam keadaan wajahnya tertawa." Asbabun Nuzul Surah An-Naziat Sebab turun atau asbabun nuzul surah An-Naziat berkaitan dengan pertanyaan orang-orang kafir Makkah terhadap hari Kiamat, sebagaimana dikutip dari Asbabun Nuzul Sebab-sebab Turunnya Ayat Al-Quran 2008 yang ditulis Jalaluddin As-Suyuthi. Dalam riwayat Abdullah bin Abbas, orang-orang musyrik Makkah bertanya dengan nada mencela kepada Nabi Muhammad SAW "Kapan hari Kiamat?" tanya mereka dengan maksud mentertawakan. Berkenaan dengan celaan itu, Allah SWT kemudian menurunkan surah An-Naziat ayat 42-44. Jawaban pertanyaan mengenai hari Kiamat menyatakan bahwa perkara Kiamat hanyalah dalam pengetahuan Allah SWT. Sementara itu, Rasulullah SAW hanya bertugas memberi peringatan kepada umat manusia bahwa kejadian itu pasti akan terjadi. Bacaan Surah An Nazi’at Arab, Latin, dan Terjemahannya Berikut ini bacaan surah An-Naziat dalam tulisan Arab, latin, dan terjemahannya. وَالنّٰزِعٰتِ غَرْقًا ﴿النازعات .١ Bacaan latinnya "Wannaazi’aati ghorqoo"Artinya "Demi malaikat yang mencabut nyawa dengan keras." وَالنّٰشِطٰتِ نَشْطًا ﴿النازعات .٢ Bacaan latinnya "Wannaasyithooti nasythoo"Artinya "Demi malaikat yang mencabut nyawa dengan lemah lembut." وَالسّٰبِحٰتِ سَبْحًا ﴿النازعات .٣ Bacaan latinnya "Wassaabihaati sabhaa"Artinya "Demi malaikat yang turun dari langit dengan cepat." فَالسّٰبِقٰتِ سَبْقًا ﴿النازعات .٤ Bacaan latinnya "Fassaabiqooti sabqoo"Artinya "Dan malaikat yang mendahului dengan kencang" فَالْمُدَبِّرٰتِ أَمْرًا ﴿النازعات .٥ Bacaan latinnya "Falmudabbirooti amroo"Artinya "Dan malaikat yang mengatur urusan dunia." يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ ﴿النازعات .٦ Bacaan latinnya "Yauma tarjufur roojifah"Artinya "Sungguh, kamu akan dibangkitkan pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam" تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ ﴿النازعات .٧ Bacaan latinnya "Tatba’uhaar roodifah"Artinya "Tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua." قُلُوْبٌ يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌ ﴿النازعات .٨ Bacaan latinnya "Quluubuy yauma-idziw waajifah"Artinya "Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut." أَبْصٰرُهَا خٰشِعَةٌ ﴿النازعات٩ Bacaan latinnya "Abshooruhaa khoosyi’ah"Artinya "Pandangannya tunduk." يَقُوْلُوْنَ ءَاِنَّا لَمَرْدُوْدُوْنَ فِى الْحَافِرَةِ ﴿النازعات .١۰ Bacaan latinnya "Yaquuluuna a-innaa lamarduuduuna fil haafiroh"Artinya "Orang-orang kafir berkata, “Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?" ءَاِذَا كُنَّا عِظٰمًا نَّخِرَةً ﴿النازعات .١١ Bacaan latinnya "A-idzaa kunnaa idzooman nakhiroh"Artinya "Apakah akan dibangkitkan juga apabila kita telah menjadi tulang-belulang yang hancur?” قَالُوا۟ تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ ﴿النازعات .١٢ Bacaan latinnya "Qooluu tilka idzaa karrotun khoosiroh"Artinya "Mereka berkata, 'Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan" فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وٰحِدَةٌ ﴿النازعات .١٣ Bacaan latinnya "Fa-innamaa hiya zajrotuw waahidah"Artinya "Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja." فَإِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ ﴿النازعات .١٤ Bacaan latinnya "Fa-idzaa humm bissaahiroh"Artinya "Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi yang baru." هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ مُوْسٰىۘ ﴿النازعات .١٥ Bacaan latinnya "Hal ataaka hadiitsu muusaa"Artinya "Sudahkah sampai kepadamu Muhammad kisah Musa?" اِذْ نَادٰىهُ رَبُّهٗ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًىۚ ﴿النازعات .١٦ Bacaan latinnya "Idz naadaahu robbuhuu bilwaadil muqoddasi thuwaa"Artinya "Ketika Tuhan memanggilnya Musa ke lembah suci yaitu Lembah Tuwa." اِذْهَبْ اِلٰى فِرْعَوْنَ اِنَّهٗ طَغٰىۖ ﴿النازعات .١٧ Bacaan latinnya "Idzhab ilaa fir’auna innahuu thoghoo"Artinya "Pergilah engkau kepada Fir’aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas." فَقُلْ هَلْ لَّكَ اِلٰٓى اَنْ تَزَكّٰىۙ ﴿النازعات .١٨ Bacaan latinnya "Faqul hallaka ilaa angtazakkaa"Artinya "Maka katakanlah kepada Fir’aun, “Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri dari kesesatan." وَاَهْدِيَكَ اِلٰى رَبِّكَ فَتَخْشٰىۚ ﴿النازعات .١٩ Bacaan latinnya "Wa-ahdiyaka ilaa robbika fatakhsyaa"Artinya "Dan engkau akan kupimpin kejalan Tuhanmu agar engkau takut kepada-Nya?” فَاَرٰىهُ الْاٰيَةَ الْكُبْرٰىۖ ﴿النازعات .٢۰ Bacaan latinnya "Fa-aroohul aayatal kubroo"Artinya "Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar." فَكَذَّبَ وَعَصٰىۖ ﴿النازعات .٢١ Bacaan latinnya "Fakadzdzaba wa’ashoo"Artinya "Tetapi dia Fir’aun mendustakan dan mendurhakai." ثُمَّ اَدْبَرَ يَسْعٰىۖ ﴿النازعات .٢٢ Bacaan latinnya "Tsumma adbaro yas’aa"Artinya "Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang Musa." فَحَشَرَ فَنَادٰىۖ ﴿النازعات .٢٣ Bacaan latinnya "Fahasyaro fanaadaa"Artinya "Kemudian dia mengumpulkan pembesar-pembesarnya lalu berseru memanggil kaumnya." فَقَالَ اَنَا۠ رَبُّكُمُ الْاَعْلٰىۖ ﴿النازعات .٢٤ Bacaan latinnya "Faqoola ana robbukumul a’laa"Artinya "Seraya berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi.” فَاَخَذَهُ اللّٰهُ نَكَالَ الْاٰخِرَةِ وَالْاُوْلٰىۗ ﴿النازعات .٢٥ Bacaan latinnya "Fa-akhodzahulloohu nakaalal aakhiroti wal uulaa"Artinya "Maka Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan siksaan di dunia." إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّمَنْ يَّخْشٰى ۗ ﴿النازعات .٢٦ Bacaan latinnya "Inna fii dzaalika la’ibrotal limay yakhsyaa"Artinya "Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut kepada Allah." ءَاَنْتُمْ اَشَدُّ خَلْقًا اَمِ السَّمَاۤءُ ۚ بَنٰىهَاۗ ﴿النازعات .٢٧ Bacaan latinnya "A-angtum asyaddu kholqon amissamaa-u banaahaa"Artinya "Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya?" رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوّٰىهَاۙ ﴿النازعات .٢٨ Bacaan latinnya "Rofa’a samkahaa fasawwaahaa"Artinya "Dia telah meninggikan bangunanannya lalu menyempurnakannya." وَاَغْطَشَ لَيْلَهَا وَاَخْرَجَ ضُحٰىهَاۖ ﴿النازعات .٢٩ Bacaan latinnya "Wa-aghthosya lailahaa wa-akhroja dhuhaahaa"Artinya "Dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang." وَالْاَرْضَ بَعْدَ ذٰلِكَ دَحٰىهَاۗ ﴿النازعات .٣۰ Bacaan latinnya "Wal ardho ba’da dzaalika dahaahaa"Artinya "Dan setelah itu bumi Dia hamparkan." اَخْرَجَ مِنْهَا مَاۤءَهَا وَمَرْعٰىهَاۖ ﴿النازعات .٣١ Bacaan latinnya "Akhroja minhaa maa-ahaa wamar’aahaa"Artinya "Darinya Dia pancarkan mata air, dan ditumbuhkan tumbuh-tumbuhannya." وَالْجِبَالَ اَرْسٰىهَاۙ ﴿النازعات .٣٢ Bacaan latinnya "Wal jibaala arsaahaa"Artinya "Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan teguh." مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِاَنْعَامِكُمْۗ ﴿النازعات .٣٣ Bacaan latinnya "Mataa’al lakum wali-an aamikum"Artinya "Semua itu untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu." فَاِذَا جَاۤءَتِ الطَّاۤمَّةُ الْكُبْرٰىۖ ﴿النازعات .٣٤ Bacaan latinnya "Fa-idzaa jaa-atith thoommatul kubroo"Artinya "Maka apabila malapetaka besar hari kiamat telah datang." يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الْاِنْسَانُ مَا سَعٰىۙ ﴿النازعات .٣٥ Bacaan latinnya "Yauma yatadzakkarul ingsaanu maa sa’aa"Artinya "Yaitu pada hari ketika manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya." وَبُرِّزَتِ الْجَحِيْمُ لِمَنْ يَّرٰى ﴿النازعات .٣٦ Bacaan latinnya "Waburrizatil jahiimu limay yaroo."Artinya "Dan neraka diperlihatkan dengan jelas kepada setiap orang yang melihat." فَاَمَّا مَنْ طَغٰىۖ ﴿النازعات .٣٧ Bacaan latinnya "Fa-ammaa man thoghoo"Artinya "Maka adapun orang yang melampaui batas." وَاٰثَرَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۙ ﴿النازعات .٣٨ Bacaan latinnya "Wa-aatsarol hayaatad dun-yaa"Artinya "Dan lebih mengutamakan kehidupan dunia." فَاِنَّ الْجَحِيْمَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ ﴿النازعات .٣٩ Bacaan latinnya "Fa-innal jahiima hiyal ma’waa"Artinya "Maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya." وَاَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰىۙ ﴿النازعات .٤۰ Bacaan latinnya "Wa-ammaa man khoofa maqooma robbihii wanahannafsa anil hawaa"Artinya "Dan ada pun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya." فَاِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ ﴿النازعات .٤١ Bacaan latinnya "Fa-innal jannata hiyal ma’waa"Artinya "Maka sungguh, surgalah tempat tinggalnya." يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرْسٰىهَاۗ ﴿النازعات .٤٢ Bacaan latinnya "Yas-aluunaka anissaa’ati ayyaana mursaahaa"Artinya "Mereka orang-orang kafir bertanya kepadamu Muhammad tentang hari kiamat, 'Kapankah terjadinya?'" فِيْمَ اَنْتَ مِنْ ذِكْرٰىهَاۗ ﴿النازعات .٤٣ Bacaan latinnya "Fiima anta min dzikroohaa"Artinya "Untuk apa engkau perlu menyebutkannya waktunya?" اِلٰى رَبِّكَ مُنْتَهٰىهَاۗ ﴿النازعات. ٤٤ Bacaan latinnya "Ilaa robbika muntahaahaa"Artinya "Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya ketentuan waktunya." اِنَّمَآ اَنْتَ مُنْذِرُ مَنْ يَّخْشٰىهَاۗ ﴿النازعات .٤٥ Bacaan latinnya "Innamaa anta mungdziru mayyakhsyaahaa"Artinya "Engkau Muhammad hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya hari kiamat." كَاَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوْٓا اِلَّا عَشِيَّةً اَوْ ضُحٰىهَا ﴿النازعات .٤٦ Bacaan latinnya "Ka-annahum yauma yaraunahaa lam yalbatsuu illaa asyiyyatan au dhuhaahaa"Artinya "Pada hari ketika mereka melihat hari kiamat itu karena suasananya hebat, mereka merasa seakan-akan hanya sebentar saja tinggal di dunia pada waktu sore atau pagi hari."Baca juga Keutamaan Membaca Surat Yasin di Malam Jumat Bacaan Niat Sholat Dhuha, Doa, Tata Cara, dan Keutamaannya - Sosial Budaya Penulis Abdul HadiEditor Addi M Idhom
وَٱلنَّٰزِعَٰتِ غَرْقًاArab-Latin wan-nāzi’āti garqāArtinya 1. Demi malaikat-malaikat yang mencabut nyawa dengan keras,وَٱلنَّٰشِطَٰتِ نَشْطًاwan-nāsyiṭāti nasyṭā2. dan malaikat-malaikat yang mencabut nyawa dengan lemah-lembut,وَٱلسَّٰبِحَٰتِ سَبْحًاwas-sābiḥāti sab-ḥā3. dan malaikat-malaikat yang turun dari langit dengan cepat,فَٱلسَّٰبِقَٰتِ سَبْقًاfas-sābiqāti sabqā4. dan malaikat-malaikat yang mendahului dengan kencang,فَٱلْمُدَبِّرَٰتِ أَمْرًاfal-mudabbirāti amrā5. dan malaikat-malaikat yang mengatur urusan dunia.يَوْمَ تَرْجُفُ ٱلرَّاجِفَةُyauma tarjufur-rājifah6. Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan pada hari ketika tiupan pertama menggoncang alam,تَتْبَعُهَا ٱلرَّادِفَةُtatba’uhar-rādifah7. tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌqulụbuy yauma`iżiw wājifah8. Hati manusia pada waktu itu sangat takut,أَبْصَٰرُهَا خَٰشِعَةٌabṣāruhā khāsyi’ah9. Pandangannya أَءِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِى ٱلْحَافِرَةِyaqụlụna a innā lamardụdụna fil-ḥāfirah10. Orang-orang kafir berkata “Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan semula?أَءِذَا كُنَّا عِظَٰمًا نَّخِرَةًArab-Latin a iżā kunnā iẓāman nakhirahArtinya 11. Apakah akan dibangkitkan juga apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat?”قَالُوا۟ تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌqālụ tilka iżang karratun khāsirah12. Mereka berkata “Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan”.فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وَٰحِدَةٌfa innamā hiya zajratuw wāḥidah13. Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali tiupan saja,فَإِذَا هُم بِٱلسَّاهِرَةِfa iżā hum bis-sāhirah14. maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan أَتَىٰكَ حَدِيثُ مُوسَىٰٓhal atāka ḥadīṡu mụsā15. Sudah sampaikah kepadamu ya Muhammad kisah نَادَىٰهُ رَبُّهُۥ بِٱلْوَادِ ٱلْمُقَدَّسِ طُوًىiż nādāhu rabbuhụ bil-wādil-muqaddasi ṭuwā16. Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;ٱذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُۥ طَغَىٰiż-hab ilā fir’auna innahụ ṭagā17. “Pergilah kamu kepada Fir’aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,فَقُلْ هَل لَّكَ إِلَىٰٓ أَن تَزَكَّىٰfa qul hal laka ilā an tazakkā18. dan katakanlah kepada Fir’aun “Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri dari kesesatan”.وَأَهْدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخْشَىٰwa ahdiyaka ilā rabbika fa takhsyā19. Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?”فَأَرَىٰهُ ٱلْءَايَةَ ٱلْكُبْرَىٰfa arāhul-āyatal-kubrā20. Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang وَعَصَىٰArab-Latin fa każżaba wa aṣāArtinya 21. Tetapi Fir’aun mendustakan dan أَدْبَرَ يَسْعَىٰṡumma adbara yas’ā22. Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang Musa.فَحَشَرَ فَنَادَىٰfa ḥasyara fa nādā23. Maka dia mengumpulkan pembesar-pembesarnya lalu berseru memanggil أَنَا۠ رَبُّكُمُ ٱلْأَعْلَىٰfa qāla ana rabbukumul-a’lā24. Seraya berkata “Akulah tuhanmu yang paling tinggi”.فَأَخَذَهُ ٱللَّهُ نَكَالَ ٱلْءَاخِرَةِ وَٱلْأُولَىٰٓfa akhażahullāhu nakālal-ākhirati wal-ụlā25. Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di فِى ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّمَن يَخْشَىٰٓinna fī żālika la’ibratal limay yakhsyā26. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut kepada Tuhannya.ءَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ ٱلسَّمَآءُ ۚ بَنَىٰهَاa antum asyaddu khalqan amis-samā`, banāhā27. Apakah kamu lebih sulit penciptaanya ataukah langit? Allah telah membinanya,رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّىٰهَاrafa’a samkahā fa sawwāhā28. Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَىٰهَاwa agṭasya lailahā wa akhraja ḍuḥāhā29. dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَىٰهَآwal-arḍa ba’da żālika daḥāhā30. Dan bumi sesudah itu مِنْهَا مَآءَهَا وَمَرْعَىٰهَاArab-Latin akhraja min-hā mā`ahā wa mar’āhāArtinya 31. Ia memancarkan daripadanya mata airnya, dan menumbuhkan أَرْسَىٰهَاwal-jibāla arsāhā32. Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,مَتَٰعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَٰمِكُمْmatā’al lakum wa li`an’āmikum33. semua itu untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلْكُبْرَىٰfa iżā jā`atiṭ-ṭāmmatul-kubrā34. Maka apabila malapetaka yang sangat besar hari kiamat telah يَتَذَكَّرُ ٱلْإِنسَٰنُ مَا سَعَىٰyauma yatażakkarul-insānu mā sa’ā35. Pada hari ketika manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰwa burrizatil-jaḥīmu limay yarā36. dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang مَن طَغَىٰfa ammā man ṭagā37. Adapun orang yang melampaui batas,وَءَاثَرَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَاwa āṡaral-ḥayātad-dun-yā38. dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,فَإِنَّ ٱلْجَحِيمَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰfa innal-jaḥīma hiyal-ma`wā39. maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggalnya.وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِۦ وَنَهَى ٱلنَّفْسَ عَنِ ٱلْهَوَىٰwa ammā man khāfa maqāma rabbihī wa nahan-nafsa anil-hawā40. Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,فَإِنَّ ٱلْجَنَّةَ هِىَ ٱلْمَأْوَىٰArab-Latin fa innal-jannata hiyal-ma`wāArtinya 41. maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya.يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَاyas`alụnaka anis-sā’ati ayyāna mursāhā42. Orang-orang kafir bertanya kepadamu Muhammad tentang hari kebangkitan, kapankah terjadinya?فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَىٰهَآfīma anta min żikrāhā43. Siapakah kamu maka dapat menyebutkan waktunya?إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَىٰهَآilā rabbika muntahāhā44. Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya ketentuan waktunya.إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَىٰهَاinnamā anta munżiru may yakhsyāhā45. Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya hari berbangkitكَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوٓا۟ إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَىٰهَاka`annahum yauma yaraunahā lam yalbaṡū illā asyiyyatan au ḍuḥāhā46. Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal di dunia melainkan sebentar saja di waktu sore atau pagi ke-79 an-Naziat, artinya Malaikat-Malaikat Yang Mencabut, lengkap ayat 1-46. Berisikan sentuhan terhadap hati yang mengingkari terjadinya Hari Kebangkitan dan Hari Pembalasan dengan mengungkapkan peristiwa pada saat kematian, kebangkitan, pengumpulan di mahsyar dan hari Kiamat.
Bacaan Surah An Nazi’at Ayat 1-46 Arab, Latin, dan Artinya. Ini adalah surah yang ke-79, terdiri dari 46 ayat, terdapat pada juz ke-30 atau Juz Amma dan termasuk kedalam golongan surah Makkiyyah karena turun di kota Mekah. Nama lain dari surah An Nazi’at ini adalah As Sahirah diambil dari ayat 14, dan Ath Thammah diambil dari ayat 34. Baca juga Surah sebelumnya An Naba’ Surah setelahnya Abasa اَلنَّازِعَات An Nazi’at Malaikat Yang Mencabut Nyawa وَالنّٰزِعٰتِ غَرْقًا ﴿النازعات١ wannaazi’aati ghorqoo 1. Demi malaikat yang mencabut nyawa dengan keras. وَالنّٰشِطٰتِ نَشْطًا ﴿النازعات٢ wannaasyithooti nasythoo 2. Demi malaikat yang mencabut nyawa dengan lemah lembut. وَالسّٰبِحٰتِ سَبْحًا ﴿النازعات٣ wassaabihaati sabhaa 3. Demi malaikat yang turun dari langit dengan cepat,. فَالسّٰبِقٰتِ سَبْقًا ﴿النازعات٤ fassaabiqooti sabqoo 4. dan malaikat yang mendahului dengan kencang, فَالْمُدَبِّرٰتِ أَمْرًا ﴿النازعات٥ falmudabbirooti amroo 5. dan malaikat yang mengatur urusan dunia[1]. يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ ﴿النازعات٦ yauma tarjufur roojifah 6. Sungguh, kamu akan dibangkitkan pada hari ketika tiupan pertama mengguncangkan alam, تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ ﴿النازعات٧ tatba’uhaar roodifah 7. tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua. قُلُوْبٌ يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌ ﴿النازعات٨ quluubuy yauma-idziw waajifah 8. Hati manusia pada waktu itu merasa sangat takut, أَبْصٰرُهَا خٰشِعَةٌ ﴿النازعات٩ abshooruhaa khoosyi’ah 9. pandangannya tunduk. يَقُوْلُوْنَ ءَاِنَّا لَمَرْدُوْدُوْنَ فِى الْحَافِرَةِ ﴿النازعات١۰ yaquuluuna a-innaa lamarduuduuna fil haafiroh 10. Orang-orang kafir berkata, “Apakah kita benar-benar akan dikembalikan kepada kehidupan yang semula?[2] ءَاِذَا كُنَّا عِظٰمًا نَّخِرَةً ﴿النازعات١١ a-idzaa kunnaa idzooman nakhiroh 11. Apakah akan dibangkitkan juga apabila kita telah menjadi tulang-belulang yang hancur?” قَالُوا۟ تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ ﴿النازعات١٢ qooluu tilka idzaa karrotun khoosiroh 12. Mereka berkata, “Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan.” فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وٰحِدَةٌ ﴿النازعات١٣ fa-innamaa hiya zajrotuw waahidah 13. Maka pengembalian itu hanyalah dengan sekali tiupan saja. فَإِذَا هُمْ بِالسَّاهِرَةِ ﴿النازعات١٤ fa-idzaa humm bissaahiroh 14. Maka seketika itu mereka hidup kembali di bumi yang baru. هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ مُوْسٰىۘ ﴿النازعات١٥ hal ataaka hadiitsu muusaa 15. Sudahkah sampai kepadamu Muhammad kisah Musa? اِذْ نَادٰىهُ رَبُّهٗ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًىۚ ﴿النازعات١٦ idz naadaahu robbuhuu bilwaadil muqoddasi thuwaa 16. Ketika Tuhan memanggilnya Musa ke lembah suci yaitu Lembah Tuwa; اِذْهَبْ اِلٰى فِرْعَوْنَ اِنَّهٗ طَغٰىۖ ﴿النازعات١٧ idzhab ilaa fir’auna innahuu thoghoo 17. pergilah engkau kepada Fir’aun! Sesungguhnya dia telah melampaui batas, فَقُلْ هَلْ لَّكَ اِلٰٓى اَنْ تَزَكّٰىۙ ﴿النازعات١٨ faqul hallaka ilaa angtazakkaa 18. maka katakanlah kepada Fir’aun, “Adakah keinginanmu untuk membersihkan diri dari kesesatan, وَاَهْدِيَكَ اِلٰى رَبِّكَ فَتَخْشٰىۚ ﴿النازعات١٩ wa-ahdiyaka ilaa robbika fatakhsyaa 19. dan engkau akan kupimpin kejalan Tuhanmu agar engkau takut kepada-Nya?” فَاَرٰىهُ الْاٰيَةَ الْكُبْرٰىۖ ﴿النازعات٢۰ fa-aroohul aayatal kubroo 20. Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar. فَكَذَّبَ وَعَصٰىۖ ﴿النازعات٢١ fakadzdzaba wa’ashoo 21. Tetapi dia Fir’aun mendustakan dan mendurhakai. ثُمَّ اَدْبَرَ يَسْعٰىۖ ﴿النازعات٢٢ tsumma adbaro yas’aa 22. Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang Musa. فَحَشَرَ فَنَادٰىۖ ﴿النازعات٢٣ fahasyaro fanaadaa 23. Kemudian dia mengumpulkan pembesar-pembesarnya lalu berseru memanggil kaumnya. فَقَالَ اَنَا۠ رَبُّكُمُ الْاَعْلٰىۖ ﴿النازعات٢٤ faqoola ana robbukumul a’laa 24. Seraya berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi.” فَاَخَذَهُ اللّٰهُ نَكَالَ الْاٰخِرَةِ وَالْاُوْلٰىۗ ﴿النازعات٢٥ fa-akhodzahulloohu nakaalal aakhiroti wal uulaa 25. Maka Allah menghukumnya dengan azab di akhirat dan siksaan di dunia. إِنَّ فِى ذٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّمَنْ يَّخْشٰى ۗ ﴿النازعات٢٦ inna fii dzaalika la’ibrotal limay yakhsyaa 26. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut kepada Allah. ءَاَنْتُمْ اَشَدُّ خَلْقًا اَمِ السَّمَاۤءُ ۚ بَنٰىهَاۗ ﴿النازعات٢٧ a-angtum asyaddu kholqon amissamaa-u banaahaa 27. Apakah penciptaan kamu yang lebih hebat ataukah langit yang telah dibangun-Nya? رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوّٰىهَاۙ ﴿النازعات٢٨ rofa’a samkahaa fasawwaahaa 28. Dia telah meninggikan bangunanannya lalu menyempurnakannya, وَاَغْطَشَ لَيْلَهَا وَاَخْرَجَ ضُحٰىهَاۖ ﴿النازعات٢٩ wa-aghthosya lailahaa wa-akhroja dhuhaahaa 29. dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang. وَالْاَرْضَ بَعْدَ ذٰلِكَ دَحٰىهَاۗ ﴿النازعات٣۰ wal ardho ba’da dzaalika dahaahaa 30. Dan setelah itu bumi Dia hamparkan. اَخْرَجَ مِنْهَا مَاۤءَهَا وَمَرْعٰىهَاۖ ﴿النازعات٣١ akhroja minhaa maa-ahaa wamar’aahaa 31. Darinya Dia pancarkan mata air, dan ditumbuhkan tumbuh-tumbuhannya. وَالْجِبَالَ اَرْسٰىهَاۙ ﴿النازعات٣٢ wal jibaala arsaahaa 32. Dan gunung-gunung Dia pancangkan dengan teguh. مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِاَنْعَامِكُمْۗ ﴿النازعات٣٣ mataa’al lakum wali-an aamikum 33. Semua itu untuk kesenanganmu dan untuk hewan-hewan ternakmu. فَاِذَا جَاۤءَتِ الطَّاۤمَّةُ الْكُبْرٰىۖ ﴿النازعات٣٤ fa-idzaa jaa-atith thoommatul kubroo 34. Maka apabila malapetaka besar hari kiamat telah datang, يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الْاِنْسَانُ مَا سَعٰىۙ ﴿النازعات٣٥ yauma yatadzakkarul ingsaanu maa sa’aa 35. yaitu pada hari ketika manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya, وَبُرِّزَتِ الْجَحِيْمُ لِمَنْ يَّرٰى ﴿النازعات٣٦ waburrizatil jahiimu limay yaroo 36. dan neraka diperlihatkan dengan jelas kepada setiap orang yang melihat. فَاَمَّا مَنْ طَغٰىۖ ﴿النازعات٣٧ fa-ammaa man thoghoo 37. Maka ada pun orang yang melampaui batas, وَاٰثَرَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۙ ﴿النازعات٣٨ wa-aatsarol hayaatad dun-yaa 38. dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, فَاِنَّ الْجَحِيْمَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ ﴿النازعات٣٩ fa-innal jahiima hiyal ma’waa 39. maka sungguh, nerakalah tempat tinggalnya. وَاَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوٰىۙ ﴿النازعات٤۰ wa-ammaa man khoofa maqooma robbihii wanahannafsa anil hawaa 40. Dan ada pun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, فَاِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوٰىۗ ﴿النازعات٤١ fa-innal jannata hiyal ma’waa 41. maka sungguh, surgalah tempat tinggalnya. يَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ السَّاعَةِ اَيَّانَ مُرْسٰىهَاۗ ﴿النازعات٤٢ yas-aluunaka anissaa’ati ayyaana mursaahaa 42. Mereka orang-orang kafir bertanya kepadamu Muhammad tentang hari kiamat, “Kapankah terjadinya?” فِيْمَ اَنْتَ مِنْ ذِكْرٰىهَاۗ ﴿النازعات٤٣ fiima anta min dzikroohaa 43. Untuk apa engkau perlu menyebutkannya waktunya? اِلٰى رَبِّكَ مُنْتَهٰىهَاۗ ﴿النازعات٤٤ ilaa robbika muntahaahaa 44. Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya ketentuan waktunya. اِنَّمَآ اَنْتَ مُنْذِرُ مَنْ يَّخْشٰىهَاۗ ﴿النازعات٤٥ innamaa anta mungdziru mayyakhsyaahaa 45. Engkau Muhammad hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya hari kiamat. كَاَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوْٓا اِلَّا عَشِيَّةً اَوْ ضُحٰىهَا ﴿النازعات٤٦ ka-annahum yauma yaraunahaa lam yalbatsuu illaa asyiyyatan au dhuhaahaa 46. Pada hari ketika mereka melihat hari kiamat itu karena suasananya hebat, mereka merasa seakan-akan hanya sebentar saja tinggal di dunia pada waktu sore atau pagi hari. Video Murottal Surah An Nazi’at [1] Dalam ayat 1-5 Allah bersumpah dengan malaikat-malaikat yang bermacam-macam sifat dan urusannya bahwa manusia akan dibangkitkan pada hari kiamat. Sebagian mufasir berpendapat bahwa dalam ayat-ayat ini, kecuali ayat 5, Allah bersumpah dengan bintang-bintang. [2] Setelah orang-orang kafir mendengar adanya hari kebangkitan setelah mati mereka merasa heran dan mengejek sebab menurut keyakinan mereka tidak ada hari kebangkitan itu. Itulah sebabnya mereka bertanya.
latin surat an naziat